RAT

Published on September 11th, 2017 | by kpri

0

Koperasi Tidak Identik Simpan Pinjam

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Sumekar harus mengembangkan kemampuan dalam berbisnis, dalam rangka memperluas program-program usahanya, sehingga tidak hanya berkutat pada simpan pinjam semata.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, pengurus KP-RI Sumekar harus memiliki komitmen bersama untuk memajukan koperasinya, karena meski pengurus koperasi terdiri dari orang-orang yang Sumber Daya Manusia (SDM)-nya pintar dan cerdas, justru sangat membahayakan keberadaan koperasi itu sendiri.

Komitmen pengurus KPRI Sumekar merupakan dasar untuk mengembangkan bisnis koperasinya, alasannya tanpa adanya komitmen yang kuat, sangat sulit mewujudkan pengembangan koperasinya.

“Kalau tidak ada komitmen bersama di jajaran pengurus, justru sangat membahayakan, karena apapun itu bergantung dari komitmen dan sudah pasti sulit manakala tidak ada komitmen bersama, untuk mewujudkan pengembangan usahanya,” kata Bupati ketika membuka pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2016, di Hotel Utami Sumenep, Rabu (24/05), yang dihadiri pengurus dan anggota yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Bupati menyatakan, banyak program yang bisa dilakukan koprasi di Sumenep, salah satunya dengan memasarkan produk lokal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga selain mengembangkan bisnis usaha koperasinya, juga membantu ekonomi masyarakat, karena menjual hasil produk UMKM masyarakat.

”Pemerintah Daerah sudah merencanakan di terminal lama Desa Kolor (Tajamara) menjadi pusat ekonomi masyarakat untuk menjual hasil kerajinannya, jadi peluang ini bisa dimanfaatkan oleh KP-RI Sumekar untuk membuka stand di lokasi tersebut,” tegasnya.

Bupati menambahkan, pengurus koperasi dalam mengelola usahanya harus jujur dan transparan, agar tidak menimbulkan masalah terutama masalah keuangan, sehingga keberadaan koperasinya bisa bertahan dan tidak hanya tinggal papan nama saja.

“Jadilah pengurus yang bertanggung jawab dan se senantiasa jujur dan transparan untuk menjaga kebersamaan dan perkembangan koperasinya,” pungkasnya.


About the Author



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑